B E R I T A

Selasa, 16 Juni 2020 08:00

Bupati Belitung Tinjau Penerbangan Perdana New Normal

image

Tanjungpandan– Bupati Belitung, Sahani Saleh S.Sos melakukan peninjauan  penerbangan perdana penumpang di Bandara, H AS Hanandjoeddin, pada hari ini Senin 15/6/2020 Kedatangan Bupati untuk mengecek situasi dan kondisi serta kesiapan petugas untuk pengecekan kesehatan di bandara secara tepat dan ketat mengingat masih adanya wabah virus  Covid-19.
 
Dalam kesempatan ini, Bupati melakukan pengecekan terkait penerapan pelaksanaan protokol kesehatan di bandara H AS Hanandjoeddin, khususnya menyambut kedatangan penumpang. Selain itu, Bupati juga memantau pengisian formulir deklarasi kesehatan yang wajib diisi penumpang melalui aplikasihttp://belitung.id/newnormal/.
 
Menurut Bupati, saat ini karena baru perdana jadi masih perlu sosialisasi kepada penumpang terkait kewajiban untuk mengisi formulir deklarasi kesehatan, apa-apa yang harusnya diisi agar bisa segera langsung dilengkapi penumpang begitu sampai di bandara.
 
“Penerapan New Normal ini masih baru, jadi masih ada beberapa kekurangan dalam pengisian formulir tersebut. Namun, semua penumpang wajib mengisi formulir deklarasi kesehatan tersebut tanpa terkecuali dan tidak ada yang lolos. Karena didalam formulir tersebut, semuanya bisa terdata, baik itu terkait maksud dan tujuan kedatangan penumpang dan lain sebagainya, semuanya harus jelas,” ungkap Bupati".
 
Peninjauan ini Bupati Belitung didamping oleh Plt.General Manager PT. Angkasa Pura II (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara HAS Hanandjoeddin, Nanang Novianto Saputro juga mengatakan, secara umum pelaksanaan penerbangan hari ini sudah berjalan lancar. Ada 2 (dua) flight rencana penerbangan, Jakarta-Tanjungpandan (PP) dan Tanjungpandan-Pangkalpinang (PP). Untuk Jakarta-Tanjungpandan, total jumlah penumpang sebanyak 41 orang, terdiri dari; 39 dewasa, 1 anak dan 2 balita.
 
“Dalam kontek New Normal ada beberapa catatan evaluasi di ruang kedatangan penumpang, diantaranya masih ada penumpang yang belum mengisi kartu kuning, harusnya kartu kuning itu sudah diisi sebelum keberangkatan. Tidak perlu ada lagi kegiatan menulis di bandara tujuan, hanya tinggal pengecekan saja. Dan untuk kartu kuning memang sudah protapnya dan harus diisi penumpang,” pungkas Nanang".